Penerapan Model Dediscerta dalam Pembelajaran Membaca Pemahaman Cerita Fabel di Kelas Tinggi Sekolah Dasar Negeri Kemlagilor Turi Lamongan
Keywords:
Pembelajaran Dediscerta, Memahami Pemahaman, Cerita Fabel, Siswa Kelas Tinggi Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1) proses penerapan dan 2) efektivitas penerapan model pembelajaran Dediscerta dalam pembelajaran membaca pemahaman cerita fabel di kelas tinggi Sekolah Dasar Negeri Kemlagilor Turi Lamongan tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV, V, dan VI SDN Kemlagilor Turi lamongan. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi dan tes. Tes terdiri atas Pretest dan posttest . Analisis data dilakukan dengan penganalisisan hasil observasi pembelajaran dan penghitungan statistik dan uji hipotesis dengan penghitungan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi model Dediscerta dalam pembelajaran membaca pemahaman cerita fabel di kelas tinggi ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata nilai posttest dari kelas IV (72,31), kelas V (79,55), hingga kelas VI (83,64). Nilai statistik uji t menunjukkan bahwa perbedaan antara Pretest dan posttest di semua kelas signifikan, dengan kelas VI memiliki nilai t tertinggi (4,81), diikuti oleh kelas V (4,42) dan kelas IV (3,53), serta p-value masing-masing 0,0007, 0,0013, dan 0,0041.

