Dominasi Penguasa dalam Novel Perempuan Yang Menunggu di Lorong Menuju Laut Karya Dian Purnomo (Kajian Hegemoni)
Keywords:
hegemoni, perlawanan, kapitalisme, feodalisme, masyarakat SangiheAbstract
Penelitian ini menganalisis bentuk hegemoni dalam novel Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut karya Dian Purnomo dengan menggunakan pendekatan hegemoni Gramsci. Fokus kajian ini adalah bagaimana kelompok penguasa mendominasi kelompok marjinal serta bentuk perlawanan masyarakat Sangihe terhadap eksploitasi yang terjadi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis terhadap 24 temuan terkait dominasi dan perlawanan kelas sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hegemoni dalam novel ini tercermin melalui pengaruh ideologi kapitalisme, feodalisme, humanisme, dan sosialisme. Kapitalisme tampak dalam eksploitasi sumber daya oleh perusahaan tambang, sedangkan feodalisme terlihat dalam kerja sama aparat desa dengan pemilik modal. Sementara itu, humanisme dan sosialisme menjadi dasar perlawanan masyarakat terhadap ketidakadilan. Bentuk perlawanan masyarakat Sangihe meliputi jalur hukum, demonstrasi, dan aksi pasif sebagai simbol protes. Novel ini merepresentasikan konflik sosial antara kelas borjuis yang diwakili perusahaan tambang dan kelas proletar yang diwakili masyarakat Sangihe. Dengan demikian, penelitian ini mengungkap bagaimana novel ini menjadi cerminan realitas sosial yang menunjukkan dominasi kelompok berkuasa serta strategi perlawanan yang dilakukan oleh masyarakat marjinal.

