Nilai Budaya dalam Novel Empat Sekawan dan Cinta Karya Antonius Tanan dan Fanny J. Poyk (Kajian Sosiologi Sastra)
Keywords:
nilai budaya, kesopanan, gotong royong, individualisme, sosiologi sastraAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya dalam novel Empat Sekawan dan Cinta karya Antonius Tanan dan Fanny J. Poyk, dengan fokus pada nilai kesopanan, gotong royong, dan individualisme. Menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis hubungan antara teks sastra dan konteks sosial budaya. Data dikumpulkan melalui pembacaan dan identifikasi fragmen-fragmen yang menggambarkan nilai-nilai budaya tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kesopanan tercermin dalam sikap ramah, menghormati, dan patuh terhadap orang tua. Nilai gotong royong tergambar dalam tindakan tolong-menolong dan kerja sama sosial, meskipun tidak selalu membawa hasil positif. Sementara itu, nilai individualisme terlihat dalam sikap mandiri, egois, dan rasa percaya diri karakter-karakter dalam novel. Kesimpulannya, novel ini tidak hanya merepresentasikan pandangan hidup individu, tetapi juga memberikan wawasan tentang pengaruh budaya terhadap kehidupan sosial dan interaksi masyarakat.

