ANALISIS ANTROPOLOGI SASTRA PADA NOVEL SILARIANG CINTA YANG (TAK) DIRESTUI KARYA OKA AURORA

Penulis

  • Supri yati universitas PGRI Palembang
  • Dian Nuzulia Universitas PGRI Palembang

DOI:

https://doi.org/10.52166/pentas.v7i1.1829

Kata Kunci:

Bahasa, Religi, Adat Istiadat dan Novel.

Abstrak

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan antropologi sastra pada novel Silariang Cinta yang (tak) Direstui Karya Oka Aurora. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dari penelitian ini berasal dari novel Silariang Cinta yang (tak) Direstui Karya Oka Aurora. Hasil peneliti menganalisis tentang, Bahasa meliputi tabe, mi, ki, iyye, kasi, puang, ji, silariang, etta, ki pale, siri, makessing. Religi dalam novel Silariang Cinta yang (tak) Direstui Karya Oka Aurorabahwa Rabiah yang sedang menunggu Zulaikha datang kerumah, sambil menunggu Zulaikha datang, Rabiah membaca Al-Qu’an dan berzikir. Saat orang tua Zulaikha tidak menerima lamaran Yusuf, Zulaikha bersholawat dan beristigfar. Adat istiadat tentang adat Bugis Makassar yang terdapat pada novel Silariang Cinta yang (tak) Direstui Karya Oka Aurora yaitu tidak boleh menikah dengan lelaki yang bukan keturunan Raja Bone.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2021-05-15

Cara Mengutip

yati, S., & Nuzulia, D. (2021). ANALISIS ANTROPOLOGI SASTRA PADA NOVEL SILARIANG CINTA YANG (TAK) DIRESTUI KARYA OKA AURORA. PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(1), 27–35. https://doi.org/10.52166/pentas.v7i1.1829

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

<< < 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.