KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA DALAM NOVEL RANGGALAWE: MENDUNG DI LANGIT MAJAPAHIT KARYA GESTA BAYUADHY

Penulis

  • Bisarul Ihsan Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan
  • SISFIYAH ZULIYANTI Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Baturono Sukodadi Lamongan

Kata Kunci:

Antropologi sastra, Novel Ranggalawe

Abstrak

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aspek bahasa, aspek religi, sosial, serta aspek politik dalam novel Ranggalawe : Mendung di Langit Majapahit karya Gesta Bayuadhy. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif hermeneutika, sedangkan sumber data dalam penelitian ini ialah berupa novel Ranggalawe: Mendung di Langit Majapahit karya Gesta Bayuadhy. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini ialah (1) bahasa yang digunakan dalam Novel Ranggalawe: Mendung di Langit Majapahit Karya Gesta Bayuadhy ialah bahasa Jawa senapa dan bahasa Indonesia, (2) aspek Religi masyarakat jawa yang terdapat dalam novel Ranggalawe: Mendung di Langit Majapahit Karya Gesta Bayuadhy ialah penganut kepercayaan Hindu Budha, (3) aspek sosial dalam novel Ranggalawe: Mendung di Langit Majapahit Karya Gesta Bayuadhy ialah para tokoh dalam novel ini tidak semuanya memiliki sosial yang baik dan tinggi seperti raja Wilwatikta Dyah Wijaya dan Sahasika, ada pula yang tokoh yang memiliki sosial rendah seperti Halayudha, yang terlalu mementingkan kepentingan pribadi sehingga menimbulkan perang saudara.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2018-05-11

Cara Mengutip

Ihsan, B., & ZULIYANTI, S. (2018). KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA DALAM NOVEL RANGGALAWE: MENDUNG DI LANGIT MAJAPAHIT KARYA GESTA BAYUADHY. PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(1), 33–40. Diambil dari https://ejournal.unisda.ac.id/index.php/pentas/article/view/818

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.