NILAI KARAKTER MODERAT DALAM CERITA RAKYAT BATURRADEN DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)
DOI:
https://doi.org/10.52166/pentas.v11i1.8927Kata Kunci:
Legenda Baturraden, Pembelajaran Sastra, Sekolah Menengah Atas, Moderasi beragamaAbstrak
Legenda Baturraden sebagai bagian integral dari warisan budaya Indonesia, mengandung ajaran moral dan etika yang relevan dengan nilai-nilai moderasi beragama, seperti komitmen kebangsaan, anti-kekerasan, toleransi, dan akomodasi terhadap budaya lokal. Pentingnya penanaman nilai-nilai ini kepada generasi muda bertujuan untuk membentuk karakter yang inklusif dan toleran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai moderasi beragama dalam legenda Baturraden serta peluang penerapannya dalam pembelajaran sastra di Sekolah Menengah Atas (SMA). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan analisis isi dan interpretatif atas narasi dan karakter dalam legenda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legenda Baturraden mengandung nilai-nilai moderasi beragama yang dapat dijadikan bahan ajar dalam kurikulum sastra dan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap keberagaman budaya, serta membangun karakter yang inklusif dan toleran.
Unduhan
Referensi
Anita et al. (2023). Analisis Struktur dan Nilai Budaya dalam Cerita Rakyat Sumatera Selatan. Journal on Education, 05(03), 8788–8798.
Arifah, Z., Ifadah, L., & Andini, L. R. (2024). Pendampingan Sekolah Moderasi Remaja melalui Pembinaan Literasi dan Puisi Moderasi Beragama Madrasah Aliyah sebagai Kontraradikalisme. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua, 9(1), 33–43. https://doi.org/10.21107/metalingua.v9i1.24089
Aurel Malinda Zettirah, C. G. (2023). PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN SASTRA. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya, 1(1), 1-11.
Dwijayanth, N. M. A., & Yogiswari, K. S. (2023). MODERASI BERAGAMA DALAM GEGURITAN NENGAH JIMBARAN. Subasita: Jurnal Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali, 4(1), 1–23. https://doi.org/https://doi.org/10.55115/subasita.v3i1.3640
Fitriana, F., & Yeti Mulyati. (2024). Analisis Nilai Kebudayaan Lokal Bugis dalam Cerita Rakyat La Galigo. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(1), 1040–1051. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i1.3430
Ismawati, G. B. dan A. G. (2015). Buku Ajar Sastra Indonesia Berbasis Karakter. Sleman: Gambang Buku Budaya.
Jannah, R., Aisyah, N., & Aprilia, P. (2024). Bahasa dan Sastra dalam Kehidupan Beragama. Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 3(2), 391–400. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/religion.v3i2.949
Letitia Susana Beto Letek, Y. B. (2021, Agustus-Desember). MODERASI BERAGAMA BERBASIS BUDAYA LOKAL DALAM PEMBELAJARAN PAK DI SMP NEGERI I LARANTUKA. REINHA, 12, 32-44.
M.Firmansyah, M. I. (2021). Esensi Perbedaan Metode Kualitatif Dan Kuantitatif. ELASTISITAS : Jurnal Ekonomi Pembangunan, 3(2), 156-159.
Noor, R. M. (2015). Pendidikan Karakter Berbasis Sastra: Solusi Pendidikan Moral yang Efektif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Nurdin, F. (2021, Januari). Moderasi Beragama menurut Al-Qur’an dan Hadist. JURNAL ILMIAH AL MU’ASHIRAH: Media Kajian Al-Qur'an dan Al-Hadits Multi Perspektif, 18(1), 59-70.
Puspitaningrum, D. (2022). Sastra Anak Cerita Rakyat Nusantara dalam Pembentukan Pondasi Karakter Moderat. ASGHAR : Journal of Children Studies, 2(2), 93-102.
Rahmawati, N. N., & Sadiana, I. M. (2024). PENDIDIKAN KARAKTER DAN MODERASI BERAGAMA DALAM KONTEKS AJARAN NITI SASTRA Ni. Jurnal Ilmu Agama dan Budaya Hindu, 22(1), 67–77. https://doi.org/https://doi.org/10.33363/tampung-penyang.v22i1.1272
Salim, N. A., Avicenna, A., Suesilowati, Ermawati, E. A., Panjaitan, M. M. J., Yustita, A. D., … Sari, I. N. (2020). Dasar-dasar Pendidikan Karakter. Samarinda: Yayasan Kita Menulis.
Sumayana, Y. (2017). Pembelajaran Sastra Di Sekolah Dasar Berbasis Kearifan Lokal (Cerita Rakyat). Mimbar Sekolah Dasar, 4(1), 21–28. https://doi.org/10.53400/mimbar-sd.v4i1.5050
Suryani Suryani, Cholida Azzahro, Aira Annastasya, & Mohammad Kanzunnudin. (2024). Analisis Struktur Naratif dan Nilai Moral dalam Cerita Rakyat Perang Obor Di Jepara. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, 2(3), 80–89. https://doi.org/10.59031/jkppk.v2i3.427
Tsauri, S. (2015). Pendidikan Karakter Peluang Dalam Membangun Karakter Bangsa. (A. Mutohar, Ed.). Jember: IAIN Jember Press.
Umri, C. A., & Syah, E. F. (2021). Nilai-Nilai Budaya Dalam Cerita Rakyat Baturaden Pada Masyarakat Banyumas Sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra Di Sekolah Dasar. Jurnal Perseda, IV(2), 93–100. Diambil dari https://www.jurnal.ummi.ac.id/index.php/perseda/article/view/1261
Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910. Diambil dari https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/6187/5167
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with PENTAS agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the Engagement right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in PENTAS .
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in PENTAS .
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







