NILAI-NILAI MORAL PADA FILM THEEB KARYA NAJI ABU NOWAR KAJIAN SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE
DOI:
https://doi.org/10.52166/pentas.v11i1.9231Kata Kunci:
Film, Nilai Moral, SemiotikaAbstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai moral dalam film Theeb karya Naji Abu Nowar, yang berlatar Perang Dunia I di Timur Tengah, saat pemberontakan Arab terhadap Kekaisaran Ottoman. Film ini menggunakan aktor non-profesional dari komunitas Badui di Selatan Yordania. Kisahnya berpusat pada Theeb, seorang anak laki-laki yang berjuang bertahan hidup di gurun setelah kakaknya, Hussein, tewas ditembak oleh suku yang mengincar unta mereka saat perjalanan dengan tentara Inggris. Dalam peristiwa ini, terdapat banyak nilai moral yang bisa dipelajari. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif dengan objek potongan adegan dalam film. Analisis dilakukan dengan mengklasifikasikan tanda berdasarkan representamen, objek, dan interpretan. Hasilnya menunjukkan berbagai nilai moral seperti pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat istiadat, kemampuan, dan kebiasaan.
Unduhan
Referensi
Christomy, T. (2004). Piercean dan Kajian Budaya.
Gusmian, Islah, Hikmawati, A. (2014). Sejarah Immanuel Kant. Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat, XI(2), 56–66.
Hafnan, O. (2021). Karakter Dan Nilai Moral Dalam Film the Patriot Karya Roland Emmerich. INFERENCE: Journal of English Language Teaching, 4(3), 305. https://doi.org/10.30998/inference.v4i3.6877
Hafsawati, N. E. (2019). implikatur percakapan dalam film Theeb karya Naji Abu Nowar. Universitas Islam Negeri Maulan Malik Ibrahim Malang.
Jtik, J., Teknologi, J., Sjoraida, D. F., Sudi, M., Meliala, R. M., Mayasari, S., & Palupi, R. (2024). Analisis Semiotika Pierce terhadap Pasangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024. 8(4).
Kartini, Deni, I. F., & Jamil, K. (2022). Representasi Pesan Moral Dalam Film Penyalin Cahaya (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce). Siwayang Journal, 1, 130.
Kridalaksana, H. (2001). Kamus Linguistik.
Larasati, A. F., & Supratno, H. (2020). Nilai Moral Dalam Novel Koplak Karya Oka Rusmini (Kajian Moralitas Immanuel Kant). Universitas Negeri Surabaya, 20.
Paraswati, & Ayu, I. (2023). Kajian Psikologis Tokoh Utama Dalam Film Dua. Asas: Jurnal Sastra, 31.
Putri, A. H., Rohanda, R., & Fauziah, I. (2024). Cultural Values In The Film ’ Najih ’ By Pondok Pesantren Dalwa Charles Sanders Peirce ’ S Semiotic. 8(2), 73–83.
Risa Aulia, Fakhrur Rozi, & Ismail. (2023). Kesehatan Mental Dalam Kajian Semiotika Charles Sanders Pierce Pada Film “Ngeri-Ngeri Sedap.” Jurnal Ilmiah Research And Development Student, 1(1), 63–73. Https://Doi.Org/10.59024/Jis.V1i1.369
Rizaldi, A. R. (2022). Simbol-Simbol Kultural Dalam Film Theeb, Karya Naji Abu Nowar: Analisis Ideologi Althusser. Jurnal Impresi Indonesia, 1.
Rohanda, R. (2016). Metode Penelitian Sastra: Teori, Metode, Pendekatan, dan Praktik.
Taufiq, W. (2016). Semiotika Untuk Kajian Sastra dan Al- Qur’an.
Tine Silvana Rachmawati, Rohanda, dan Y. W. (2016). Apresiasi Orangtua Siswa terhadap Program Gerakan Literasi Sekolah. Apresiasi Orangtua Siswa Terhadap Program Gerakan Literasi Sekolah, 21–31.
Tutoli, N. (1990). Tanggomo : salah satu ragam sastra lisan Gorontalo.
Zoebazary, & Ilham, M. (2013). Kamus Istilah Televisi & Film.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with PENTAS agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the Engagement right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in PENTAS .
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in PENTAS .
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







