TRANSFORMASI IKONIK: REKONVERSI BANGUNAN EKS-RS MARDI SANTOSO DAN PERANCANGAN RUANG PUBLIK MULTIGUNA BERBASIS SENI

Authors

  • Nastiti Widya Ningrum Unisda Lamongan
  • Dhiah Agustina Qahar Unisda Lamongan
  • Bhaga Aninditatama Unisda Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.52166/saintis.v2i1.12341

Keywords:

Rekonversi Bangunan, Ruang Publik Multiguna, Arsitektur Metafora

Abstract

Perkembangan kawasan urban yang pesat menuntut solusi inovatif untuk merevitalisasi bangunan-bangunan bersejarah yang kehilangan fungsinya. Penelitian ini mengkaji strategi rekonversi arsitektural pada bangunan bekas RS Mardi Santoso di Surabaya, sebuah studi kasus yang menarik karena lokasi strategis dan nilai historisnya. Tujuannya adalah untuk mentransformasi bangunan tersebut menjadi ruang publik multiguna berbasis seni, yang tidak hanya melestarikan warisan budaya tetapi juga memenuhi kebutuhan fungsional dan sosial masyarakat modern. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi kasus, yang meliputi studi literatur, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pendekatan arsitektur metafora, identitas historis bangunan dapat diinterpretasikan ulang menjadi narasi baru tentang kreativitas dan interaksi sosial. Rekonversi ini menciptakan sebuah ruang yang dapat menampung berbagai aktivitas seni, edukasi, dan komunal, sehingga mengubah bekas rumah sakit menjadi ikon baru bagi kota. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa revitalisasi melalui integrasi seni dan arsitektur adalah strategi yang efektif untuk memberikan kehidupan baru pada bangunan bersejarah dan meningkatkan kualitas lingkungan urban.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggito Albi, S. S. P. J. (2018). METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF (D. L. Ella
(ed.)).
Broadbent, G. (1980). Architects and Their Symbols. 6.
Dissanayake, E. (1995). Homo Aestheticus: Where Art Comes From and Why. The Free Press.
Idajati, F. E. N. dan H. (2019). Identifikasi Tema Wisata Budaya dan Sejarah di Kota Surabaya (Studi Kasus: Sepanjang Sungai Kalimas). 38.
Luodino, D. C. (2020). GALERI SENI RUPA TEMA : ARSITEKTUR METAFORA. 87–100.
Miles, M. (2005). Art, space and the city. Art, Space and the City, 1–161. https://doi.org/10.4324/9780203973110
Putri, D. A. (2021). Peranan Bangunan Campuran. Repo.Itera.Ac.Id, 5–7. https://repo.itera.ac.id/depan/flipbook
Restu, S. (2021). Perancangan Mixed-Use Building. Repo.Itera.Ac.Id, 4.
Rosyadi, A. (2023). Kota Surabaya Dalam Angka 2023 (B. Kota Surabaya (ed.)). BPS Kota Surabaya.
Schwanke, et al. (2003). Mixed-Use Development Handbook. https://openlibrary.org/books/OL17104945M/Mixeduse_development_handbook#related-work-carousel
Sulung, Undari; Muspawi, M. (2024). MEMAHAMI SUMBER DATA PENELITIAN : PRIMER, SEKUNDER, DAN TERSIER. Jurnal Edu Research : Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS), 5.
Tanaka, S., & Mustaram, A. L. (2023). Strategi Penerapan Konsep Adaptive Reuse Pada
Bangunan Bersejarah Olympia Plaza Medan. Jurnal Sains, Teknologi, Urban,
Perancangan, Arsitektur (Stupa), 5(1), 63–78. https://doi.org/10.24912/stupa.v5i1.22604
Widyabakti, S. (2006). SENI: ANTARA BENTUK DAN ISI Widyabakti Sabatari Pendidikan Tata Busana FT UNY. 250–262.
Yusron, R. A. (2020). Boyolali Opera House Dengan Pendekatan Arsitektur Metafora. Skripsi Thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta, 4.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Widya Ningrum, N., Qahar, D. A., & Aninditatama, B. (2025). TRANSFORMASI IKONIK: REKONVERSI BANGUNAN EKS-RS MARDI SANTOSO DAN PERANCANGAN RUANG PUBLIK MULTIGUNA BERBASIS SENI. SAINTIS Jurnal Ilmu-Ilmu Eksakta, 2(1), 135–142. https://doi.org/10.52166/saintis.v2i1.12341