ANALISA PENGGUNAAN PASIR PUTIH BANJARNEGARA SEBAGAI AGREGAT HALUS DAN BATU APUNG SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT KASAR PADA BETON RINGAN K-225
DOI:
https://doi.org/10.52166/saintis.v2i02.12581Keywords:
beton, Batu Apung, Pasir PutihAbstract
Penelitian ini mengkaji pemanfaatan pasir putih Banjarnegara sebagai agregat halus dan batu apung sebagai pengganti sebagian agregat kasar dalam campuran beton dengan tujuan mengevaluasi pengaruhnya terhadap kuat tekan beton. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan variasi penggantian batu apung sebesar 10% hingga 50%, mengacu pada perencanaan campuran beton normal berdasarkan SNI 03-2834-2000. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan kadar batu apung cenderung menurunkan kuat tekan beton, dengan nilai kuat tekan tertinggi pada variasi 20% sebesar 18,94 MPa, kemudian menurun signifikan hingga 11,44 MPa pada variasi 50%. Meskipun penelitian ini menunjukkan tren yang jelas mengenai pengaruh agregat ringan terhadap kuat tekan, terdapat beberapa keterbatasan metodologis yang memengaruhi validitas hasil. Penggunaan standar desain beton normal pada penelitian beton ringan serta tidak dilakukannya pengujian berat jenis beton menyebabkan klasifikasi beton ringan belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Selain itu, tingginya kadar lumpur pasir putih (±27,84%) yang tidak dijelaskan proses pengolahannya berpotensi menurunkan mutu beton secara signifikan.
Downloads
References
Abdul Gaus, Mufti Amir Sultan, & Raudha Hakim. (2023). Efek Penggunaan Pasir Batu Apung Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus Pada Campuran Beton Ringan. PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 12(1), 8–13. https://doi.org/10.22225/pd.12.1.5269.8-13
Hazairin, H., Desimaliana, E., & Rochadi, B. H. (2024). Kajian Numerik Dinding Beton Ringan Dengan Agregat Kasar Batu Apung. Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTekS), 1(3), 16–17. https://doi.org/10.62603/konteks.v1i3.46
Julia Damayanti. (2024). PERCONTOHAN PEMANFAATAN BETON RINGAN UNTUK PINTU TUMAH TINGGAL DI KECAMATAN KASEMEN KELURAHAN BENDUNG SERANG JAWA BARAT. JURNAL AKAL: ABDIMAS DAN KEARIFAN LOKAL, 5(1), 69–82.
N Remayanti C, Dewi Murni S, & Faizal M. (2016). Pengaruh Rasio Tulangan Bambu Terhadap Kuat Lentur Balok Beton Bertulang Bambu Dengan Campuran Serat Bambu Dan Agregat Kasar Batu Apung Naskah Terpublikasi Teknik Sipil. https://media.neliti.com/media/publications/111274-ID-pengaruh-rasio-tulangan-bambu-terhadap-k.pdf
Puspitasari, I. P., Maulana, Q. D., & Prasetyo, D. A. (2023). Studi Eksperimental Beton dari Limbah Abu Batu Sebagai Subtitusi Pasir Alami. Jurnal Teknik Sipil, 13(1), 30–35. https://doi.org/10.36546/tekniksipil.v13i1.962
Sebastian Sudarman, C. (2022). Effect of Partial Replacement of Sand with Granite Stone Waste and Hair on Compressive Strength and Flexural Strength of Concrete. Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR), 1(3), 803–818. https://journal.formosapublisher.org/index.php/fjmr
Siahaan, D. Y., & Chairina, E. (2024). Evaluasi Penambahan Polymer Sebagai Bahan Pengisi Agregat Kasar Terhadap Kuat Tekan Beton Ringan. Buletin Utama Teknik, 19(3), 164–171. https://doi.org/10.30743/but.v19i3.9871
Wisselly, A., & Kushartomo, W. (2023). Analisis Sambungan Purus (Tongue and Groove Joints) Pada Dinding Panel Beton Ringan Styrofoam. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil, 6(2), 217–222. https://doi.org/10.24912/jmts.v6i2.21667
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SAINTIS Jurnal ilmu-ilmu eksakta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
