KONDISI BAHASA ARAB DI LAMONGAN PASCA ADANYA KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH TENTANG KEWAJIBAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BAGI PESERTA DIDIK

Penulis

  • ida latifatul umroh Universitas Islam Darul 'Ulum
  • Rahmat Yunus Universitas Islam Darul 'Ulum

DOI:

https://doi.org/10.52166/alf.v1i1.1757

Kata Kunci:

bahasa Arab, kebijakan pemerintah daerah, peserta didik

Abstrak

Tulisan ini merupakan kajian tentang kondisi bahasa Arab di kabupaten Lamongan setelah adanya kebijakan pemerintah daerah tentang kewajiban pembelajaran bahasa Arab bagi peserta didik. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi bahasa Arab di Lamongan, proses pembelajarannya, dan problematika dalam pembelajaran bahasa Arab. Hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan kondisi antara sebelum dan sesudah adanya kebijakan pemerintah. Yakni bahasa Arab yang dulunya hanya diajarkan di pesantren-pesantren, tempat pengajian, dan madrasah sekarang sudah diajarkan disemua sekolah yang ada di Lamongan mulai tingkat SD sampai menengah. Adapun dalam proses pembelajarannya masih banyak yang terpengaruh dengan metode pembelajaran yang ada di pesantren tradisional. Dan problem yang ada dalam pembelajaran bahasa Arab adalah muncul dari diri siswa, guru, dan metode pembelajarannya.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2020-02-04

Cara Mengutip

umroh, ida latifatul, & Yunus, R. (2020). KONDISI BAHASA ARAB DI LAMONGAN PASCA ADANYA KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH TENTANG KEWAJIBAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BAGI PESERTA DIDIK. Al-Fakkaar, 1(1), 1–22. https://doi.org/10.52166/alf.v1i1.1757

Terbitan

Bagian

Articles