PEMBERDAYAAN NASABAH BTPN SYARIAH MELALUI PROGRAM BESTEE DALAM PENINGKATAN BRANDING UMKM MELALUI STRATEGI TRADITIONAL MARKETING DI KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI

Penulis

  • Berta Christabel Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Irma Kurniasari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Kata Kunci:

Pemberdayaan, UMKM, Branding, Traditional marketing

Abstrak

Fasilitator pendamping merupakan salah satu posisi magang pada program Bestee BTPN Syariah yang bertujuan untuk melakukan pemberdayaan bagi ibu – ibu prasejahtera yang aktif sebagai pelaku UMKM melalui penyediaan bimbingan usaha kepada nasabah. Usaha mikro, kecil, dan menengah di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur ini masih minim pengetahuan mengenai pentingnya identitas usaha untuk membangun branding dan melakukan traditional marketing. Oleh karena itu, program pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan nasabah dalam berwirausaha. Dalam upaya memberdayakan ibu – ibu prasejahtera, BTPN Syariah memberikan akses pendampingan kepada nasabah dengan harapan dapat memberikan manfaat dan dampak yang signifikan dalam hal peningkatan pendapatan, aksesibilitas, dan pengetahuan kewirausahaan, khususnya dalam membangun branding melalui strategi traditional marketing.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Irma Kurniasari, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Program Studi S1 Manajemen, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur 

Diterbitkan

2026-04-01

Cara Mengutip

Christabel, B., & Kurniasari, I. (2026). PEMBERDAYAAN NASABAH BTPN SYARIAH MELALUI PROGRAM BESTEE DALAM PENINGKATAN BRANDING UMKM MELALUI STRATEGI TRADITIONAL MARKETING DI KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI. Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA, 7(1), 140–147. Diambil dari https://ejournal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/11527

Terbitan

Bagian

Articles