JENANG JAHE PENGEMBANGAN RASA BARU YANG UNIK DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN YANG LEBIH SEHAT SEPERTI JAHE

Penulis

  • Musdalifah Putriama Supardi UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALOPO
  • Widyawanti Rajiman
  • Sapar Sapar
  • Ramdani Ramdani
  • Asrul Asrul
  • Nur Wahdania Andi Patau

DOI:

https://doi.org/10.52166/baktikita.v5i2.7805

Kata Kunci:

jenang jahe, Budaya, Tradisional

Abstrak

Makanan traadisional merupakan warisan budaya yang bernilai tinggi, salah satunya adalah jenang jahe, hidangan khas dari budaya jawa yang memiliki manfaat kesehatan dan rasa yang khas. Namun dalam era modern tantangan dalam mempertahankan relevasi produk tradisional seperti jenang jahe. Artikel ini membahaspembuatan jenang jahe secara tradisional dengan menggunakan bahan-bahan lokal seperti tepug beras ketan, gulamerah, jahe, dan santan kelapa. Metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini fakus pada proses pembuatan jenang jahe secara langsung melalui observasi langsung. Hasilnya menunjukkan bahwa proses pembuatan jenang jahe melibatkan langkah - langkah detail untuk mencapai hasil akhir yang diinginkan,tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melestarikan makanan tradisional, meningkatkan kreativitas dan inovasi masyarakat, serta memberikan manfaat kesehatan melalui konsumsi jenang jahe.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2024-09-30

Cara Mengutip

Supardi, M. P., Rajiman, W., Sapar, S., Ramdani, R., Asrul, A., & Patau, N. W. A. (2024). JENANG JAHE PENGEMBANGAN RASA BARU YANG UNIK DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN YANG LEBIH SEHAT SEPERTI JAHE. Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA, 5(2), 20–25. https://doi.org/10.52166/baktikita.v5i2.7805