ANALISIS SISTEM DRAINASE MENGGUNAKAN HEC-RAS DI KABUPATEN JEPARA
DOI:
https://doi.org/10.52166/saintis.v2i02.12277Kata Kunci:
drainage, flooding, HEC-RAS, flow discharge, hydraulic modelingAbstrak
This research aims to: (1) determine the drainage water storage capacity along Jalan Raya Bangsri–Keling Km 02, Wedelan, Bangsri District, Jepara Regency; (2) identify the factors causing flooding in the study area; and (3) propose appropriate alternative solutions for flood mitigation based on existing site conditions. Data were collected through field surveys, primary and secondary data acquisition, and analysis of existing data. Hydraulic analysis was conducted using HEC-RAS software. The results indicate that the existing drainage system in Wedelan Village has a maximum discharge capacity of 0.45 m³/s (equivalent to 450 L/s), which is insufficient to accommodate the calculated peak discharge of 0.83 m³/s (830 L/s). Therefore, a new drainage channel design is proposed with dimensions of B = 1.0 m and H = 1.2 m.
Unduhan
Referensi
Al Amin, M. B. (2020). Pemodelan sistem drainase perkotaan menggunakan SWMM. Yogyakarta: Deepublish.
Danianti, R. P., & Sariffuddin, S. (2015). Tingkat kerentanan masyarakat terhadap bencana banjir di Perumnas Tlogosari, Kota Semarang. Jurnal Pengembangan Kota, 3(2), 90–99.
Efrizal, E., Saputro, Y. A., & Hidayati, N. (2022). Implementasi software HEC-RAS 4.1.0 dan EPA storm water management model (SWMM) 5.1.0 pada efektivitas analisis saluran drainase (studi kasus Desa Kelet, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara). Jurnal Civil Engineering Study, 2(1), 7–16.
Hariyadi, S., Aditia, F. Y., & Rozi, F. (2019). Evaluasi desain drainase runway strip di Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan. Approach: Jurnal Teknologi Penerbangan, 3(1), 29–42.
Huda, M. (2021). Perencanaan sistem drainase sepanjang Jalan Raya Mayong–Bakalan Kabupaten Jepara. Jurnal Civil Engineering Study, 1(1), 26–33.
Nugroho, D. A., & Handayani, W. (2021). Kajian faktor penyebab banjir dalam perspektif wilayah sungai: pembelajaran dari sub sistem drainase Sungai Beringin. Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, 17(2), 119–136.
Nurhamidin, A. E., Jasin, M. I., & Halim, F. (2015). Analisis sistem drainase Kota Tondano (studi kasus kompleks Kantor Bupati Minahasa). Jurnal Sipil Statik, 3(9), 599–612.
Kusuma, E., & Sukwadi, R. (2024). Pengendalian banjir perkotaan di Pontianak melalui pendekatan sponge city: sebuah tinjauan literatur dan virtual benchmarking. Jurnal Perkotaan, 16(2), 110–133.
Rahmi, A. T., Pratiwi, I. D., Wijayanti, P., Utomowati, R., Tjahjono, G. A., & Ronggowulan, L. (2025). Optimalisasi sistem drainase mikro DAS Kali Boro melalui analisis hidrologi hidraulika untuk ketahanan banjir perkotaan. Jurnal Riset Rekayasa Sipil, 9(1), 44–54.
Suryaman, H. (2013). Evaluasi sistem drainase Kecamatan Ponorogo Kabupaten Ponorogo. Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan, 2(1), 1–8.
Yansyah, R. A., Kusumastuti, D. I., & Tugiono, S. (2015). Analisa hidrologi dan hidrolika saluran drainase box culvert di Jalan Antasari Bandar Lampung menggunakan program HEC-RAS. Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain, 3(1), 1–12.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 SAINTIS Jurnal ilmu-ilmu eksakta

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
