STUDI PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG HOTEL 7 LANTAI DI JEPARA
DOI:
https://doi.org/10.52166/saintis.v2i02.12250Kata Kunci:
building structure, slab, beam, column, foundation, elevator, staircase, pile capAbstrak
The development of the tourism sector in Indonesia has positively contributed to the growth of hotel construction as a key accommodation facility. In densely populated urban areas, multi-storey hotel buildings are required to efficiently meet temporary housing demands. This study presents the structural design of a seven-storey hotel building located in Jepara. The structure is designed using reinforced concrete, with a concrete compressive strength of 30 MPa. Reinforcement steel with yield strengths of 400 MPa and 240 MPa is adopted. Floor slabs are designed with a thickness of 120 mm, while the roof slab has a thickness of 100 mm. The main beams have dimensions of 700 × 400 mm for floors 2–4 and 700 × 300 mm for floors 5–7, while secondary beams measure 500 × 350 mm. Columns are designed with dimensions of 800 × 800 mm. The foundation system consists of bored piles with a diameter of 600 mm, including pile caps of varying configurations. Staircases are designed with a tread width of 25 cm and a riser height of 20 cm. The building is equipped with an elevator with a capacity of 600 kg (11 persons).
Unduhan
Referensi
Arifin, Z., Suyadi, S., & Sebayang, S. (2016). Analisis struktur gedung POP Hotel terhadap beban gempa dengan metode pushover analysis. Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain, 3(3), 427–440.
Fadli, M. H., & Firmanto, A. (2020). Analisis perencanaan struktur Hotel Ibis Budget Cirebon dengan menggunakan struktur beton SNI 2847-2013. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur, 6(5).
Hastono, S. P. (2001). Analisis data. Depok, Indonesia: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
Hutagalung, P. L., & Silitonga, M. (2023). Penyelidikan struktur lapisan tanah rumah tinggal dengan menggunakan sondir test. SKYLANDSEA Profesional: Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Teknologi, 3(1), 10–18.
Irawati, K., & Agustin, D. (1994). Penjelasan tentang ketentuan untuk perencanaan gempa dalam SK SNI T-15-1991-03 Pasal 3.14. Surabaya, Indonesia: Petra Christian University.
Kurniawan, R. I., Ridwan, A., Winarto, S., & Candra, A. I. (2019). Perencanaan pondasi tiang (studi kasus Hotel Merdeka Tulungagung). Jurnal Manajemen Teknologi dan Teknik Sipil, 2(1), 144–153.
Badan Standardisasi Nasional. (1989). Pedoman perencanaan pembebanan untuk rumah dan gedung. Jakarta, Indonesia: BSN.
Partama, I. G. N. E. (2017). Penentuan tebal pelat lantai gedung yang ditumpu pada keempat sisinya sesuai SNI 2847:2013. Jurnal Teknik Gradien, 9(1), 1–20.
Prasetya, N. A., Hernadi, A., & Nugroho, A. (2021). Studi komparasi perancangan balok struktural berdasarkan SNI 2847-2002, SNI 2847-2013, dan SNI 2847-2019. Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil, 5(3), 294–306.
Prayuda, H., Maulana, T. I., Riyandar, A. R., & Siswantoro, E. P. (2020). Perancangan struktur bangunan 12 lantai menggunakan SNI 2847:2013 dan SNI 1726:2012. Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 18(2), 365–374.
Saputra, A. A., Winarto, S., & Ridwan, A. (2018). Perencanaan struktur baja pada konstruksi empat lantai Hotel Jaya Baya. Jurnal Manajemen Teknologi dan Teknik Sipil (JURMATEKS), 1(2), 248–258.
Situmorang, S. H., Muda, I., Doli, M., & Fadli, F. S. (2010). Analisis data untuk riset manajemen dan bisnis. Medan, Indonesia: USU Press.
Suntoko, H. (2019). Analisis spektrum respon desain gedung reaktor RDE menggunakan SAP2000. Jurnal Pengembangan Energi Nuklir, 21(1), 1–7
Wantalangie, R. O. F., Pangouw, J. D., & Windah, R. S. (2016). Analisa statik dan dinamik gedung bertingkat banyak akibat gempa berdasarkan SNI 1726-2012 dengan variasi jumlah tingkat. Jurnal Sipil Statik, 4(8).
Widilestariningtyas, O. (2020). Beban angin pada bangunan.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 SAINTIS Jurnal ilmu-ilmu eksakta

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
