ANALISIS PENANGGULANGAN BANJIR SUNGAI BENGAWAN JERO Desa Tiwet Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan.

Penulis

  • MOHAMMAD ANDI NURDIANSYAH Fakultas Teknik Unisda Lamongan

Abstrak

Banjir merupakan bagian dari permasalahan lingkungan fisik di permukaan bumi yang mengakibatkan kerugian masyarakat.Di Kabupaten Lamongan ada daerah yang sering terjadi banjir selain daerah sekitar sungai bengawan solo. Kawasan ini disebut Bengawan Jero. Daerah Bengawan Jero memiliki luas 289.04 Km². Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat banjir yang ada di Bengawan Jero. Penelitian yang digunakan untuk meneliti di Desa Tiwet Kecamatan Kalitengah ini adalah penelitian kuantitatif. Cara yang dilakukan penelitian ini adalah dengan mengambil data sekunder berupa peta DAS dan data curah hujan didekat lokasi Desa Tiwet Kecamatan Kalitengah. Penelitian ini menggunakan anlaisis data dengan metode deskriptif kuantitatif yang menginterpretasikan hasil perhitungan tiap variabel. Menurut hasil dari perhitungan dapat disimpulkan bahwa di daerah Bengawan Jero menurut Schimdt Ferguson memiliki iklim C (sedikit basah) dengan rasio Q = 42,86%. Tutupan lahan terdiri dari pemukiman, persawahan, rawa/danau. Tekstur tanah di daerah tersebut memiliki tekstur halus. Pada klasifikasi kerawanan didaerah tersebut adalah sangat rawan dengan luas 23,19 km² (8,03%), kriteria rawan dengan luas 247,34 km² (85,57%), dan untuk klasifikasi yang tidak rawan memiliki luas 18,51 km² (6,40%) dari wilayah Bengawan Jero.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Anjayani,Eni.2009. Geografi: Untuk Kelas X SMA/MA. Jakarta: PT. Cempaka Putih. BPBD. 2014.
Buku Rencana Aksi Menghadapi Bencana Banjir 2013 – 2014.
Lamongan Ditjen Penataan Ruang Dept PU. Pedoman Pengendalian Pemanfaatan Ruang Dikawasan Rawan Bencana Banjir, bab IV-1
Foth. 1998. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. Guslim, M.S., 2007. Agroklimatologi. USU Press,Medan.
Hardjowigeno, S. 1989. Ilmu Tanah. PT Mediatama Sarana Perkasa. Jakarta. 233 hal.
Purnama, A. 2008. Pemetaan Kawasan Rawan Banjir Di Daerah Aliran Sungai Cisadane Menggunakan Sistem Informasi Geografis. (skripsi). Bogor: Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.
Rahayu S, et al. 2009. Monitoring air di daerah aliran sungai. Bogor, Indonesia. world Agroforestry Centre – Southeast Asia Regional Office
Soepardi, G. 1983. Sifat dan Ciri Tanah. Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Setiawan, A., & suciati, endang. (2023). ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH DI WILAYAH KECAMATAN MADURAN KABUPATEN LAMONGAN. DEARSIP : Journal of Architecture and Civil, 3(02), 118-126. https://doi.org/https://doi.org/10.52166/dearsip.v3i02.5215

Diterbitkan

2024-10-28

Cara Mengutip

NURDIANSYAH, M. A. (2024). ANALISIS PENANGGULANGAN BANJIR SUNGAI BENGAWAN JERO Desa Tiwet Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan. SAINTIS Jurnal Ilmu-Ilmu Eksakta, 1(01), 46–54. Diambil dari https://ejournal.unisda.ac.id/index.php/saintis/article/view/7845

Terbitan

Bagian

Articles